Karena aku hanya ingin menjadi se-retro-retro-nya aku

Bagikan:

Kare aku hanya ingin menjadi aku

Definisimu tentang mencintai menurutku agak kurang benar. Aku kurang sependapat perkara mencintai adalah sebatas kesenangan. Hiburan. Ataupun sebatas obat sepi. Karena mencintai adalah perkara serius. Bukan sebuah kesenangan maupun mainan.

Kamu juga pernah berkata, bahwa mencintai sebenarnya diukur dari seberapa jauh aku membawamu pergi. Seberapa mesra aku tampil di khalayak ramai. Seberapa kuat jemariku menggenggam saat berphoto selfie denganmu. Bagimu itu terlihat sangat keren, romantis, atau apalah itu menurutmu.

Tapi bagiku itu sama sekali tidak keren. Aku bukanlah orang yang seperti itu. Aku tidak bisa jika harus menjadi apa yang kamu mau perihal itu. Karena Aku hanya ingin menjadi aku. Se-retro-retro-nya aku, serta se-vintage-vintage-nya aku. Dan kuharap kamu juga mau menerima aku yang begini.

Menurutku mencintai tidak diukur lewat seberapa jauh. Seberapa mesra. Atau seberapa mahal aku membayar tagihan makan malam di restoran ternama. Bukan itu.

Mencintai menurutku adalah perihal memperjuangkan, menghargai, dan memahami pasangan.

alterntif text

Aku mencintaimu tanpa harus memberi tahu orang lain perihal hubungan kita. Aku mencintaimu tanpa harus pamer photomu di sosial media.

Karena cinta itu bukan orang lain yang memahami. Namun kita sendirilah yang merasakan ataupun yang memahaminya.

Jadi, menurutku tidak perlulah kalau kita saling bertukar nama di profil sosial media. Tidak perlulah meminta dipuji dengan membombardir timeline dengan kemesraan-kemesraan kita. Sungguh kita tidak perlu hal-hal semacam itu.

Katamu perihal nama pasangan yang terpapar di sosial media adalah bukti kalau kita sudah menjalin sebuah hubungan. Agar orang lain tidak mengganggu. Agar orang lain berhati-hati menjaga jarak.

Aku tidak melarangmu untuk menautkan namaku. Namun jangan marah jikalau aku tidak menautkan namamu.

Karena menurutku, aku dan kamu sudah cukup dewasa. Sudah mengerti caranya menyikapi. Sudah mengerti menjaga perasaan pasangan. Lantas untuk apa nama-nama-an di sosial media. Asalkan jangan buang namaku didalam hatimu saja. Itu sudah cukup.

Namun aku tidak memaksamu untuk mengikuti  semua peraturanku. Aku juga tidak melarang untuk apapun yang kamu suka, selagi itu bukan perbuatan yang negatif.

Aku juga tidak mengekangmu untuk pergi dengan siapa saja. Karena aku percaya kamu sudah cukup dewasa untuk menjaga sebuah perasaan.

Aku lebih suka jika hubungan kecil kita ini berjalan dengan semestinya. Tanpa harus ada yang ditutup-tutupi. Tanpa harus, aku dan kamu menjadi orang lain.

Karena pada akhirnya sesuatu yang terlihat romantis itu tidak membuktikan bahwa cinta yang diberikannya tulus. Bahkan, tidak membuktikan hubungannya berjalan dengan mulus.

alterntif text
Bagikan:

Rifaldo Surya

Quotes aja ya, Jalani hidup kamu sebaik-baiknya.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.