10 Virus komputer paling berbahaya dan paling mematikan di dunia

Bagikan:

Prijaji.com– Virus komputer memang disengaja dibuat oleh segelintir orang dengan niat-niat dan tujuan tersembunyi.

Sebagian orang membuat hanya sebagai ke-isengan belaka, atau sebagai pekerjaan, atau juga sebagai keamanan negara.

Kemampuan virus komputer berbeda-beda, ada yang bisa merusak sistem jaringan, mencuri informasi, ataupun mengamati kegiatan Anda sehari-hari.

Dan, setidaknya inilah 10 Virus komputer paling berbahaya dan paling mematikan di dunia.

alterntif text

10. Ransomware WannaCry

Credit: zerohedge

Virus yang menyerang sistem operasi Windows ini merupakan salah satu virus paling berbahaya di dunia.

Pasalnya, hanya dengan waktu dua hari virus Ransomware sudah menyebar ke-99 negara, termasuk Indonesia.

Virus ini menyerang komputer, dan mengunci data-data yang ada didalam komputer. Sehingga kita tidak dapat membuka data-data pribadi maupun data penting lainnya.

Sementara untuk membukanya kembali, kita dipaksa membayar uang tebusan sekitar Rp 4 Juta kepada Si pembuat virus.

9. BlackShades

Credit: cnbc

BlackShades merupakan sebuah virus yang bekerja dengan cara mengambil-alih komputer dan dapat membajak kamera yang ada di komputer tersebut, sehingga si peretas dapat mengamati kita kapan saja.

Virus ini terang-terangan sudah melanggar kebijakan privasi seseorang.

Bahkkan FBI mencatat lebih dari 500 ribu komputer di lebih 100 negara di dunia sudah terinfeksi virus ini.

Namun untungnya FBI sudah menangkap lima orang penyebar virus BlackShades, di tahun 2014 silam.

8. Code Red

Credit: f-secure

Kerugian atas kejadian ini merupakan salah satu kerugian terbesar yang disebabkan oleh serangan siber.

Code Red muncul pada bulan juli 2001, dan berhasil menyerang ratusan situs di berbagai negara.

Bahkan situs The White House milik pemerintah Amerika Serikat, juga jadi korban dari keganasan virus ini.

Virus Code Red dijalankan dengan bersih, rapi, dan tanpa meninggalkan jejak apapun. Kerugian yang ditaksir akibat kejadian ini mencapai $ 2 Miliar USD.

7. Conficker

Credit: wonderwave

Conficker merupakan salah satu virus yang digunakan untuk mencuri data finansial dan informasi lainnya.

Virus ini diyakini adalah gabungan dari banyak virus yang disatukan, sehingga sangat sulit untuk dimusnahkan.

Pada bulan januari 2009 virus conficker diperkirakan telah menginfeksi hampir 9 juta komputer diseluruh dunia.

Oleh sebab itu, kejadian ini disebut sebagai salah satu serangan siber terbesar sejak tahun 2003.

6. Poison Ivy

Credit: f-secure

Poison Ivy merupakan salah satu virus paling berbahaya dan mematikan, karena virus ini dapat mengendalikan komputer yang terserang dari jarak jauh.

Hal tersebut sangat memungkinkan dapat mencuri informasi pribadi, bisnis, dan finansial si korban.

Untungnya virus ini berhasil dijinakkan oleh perusahaan-perusahaan jasa keamanan internet.

5. Melissa

David Smith. Credit: bozxsherra.wordpress

Seorang lelaki bernama David Smith telah berhasil membuat virus yang bekerja baik pada MS. Word dan Ms. Excell.

Virus ini juga dapat berkembangbiak dengan sendirinya dan dapat menyebar lewat email dengan sendirinya pula.

Akibat serangan virus Melissa, server-server yang terserang mengalami kelebihanan muatan, dan menyebabkan gangguan.

Virus Melissa menyebar ke seluruh dunia, bahkan berhasil menyerang komputer FBI dan kepolisian Amerika Serikat.

Diperkirakan Kerugian yang disebabkan oleh Virus Melissa sebesar $80 Juta USD di seluruh dunia. Sedangkan David Smith si pembuat virus, mendapat hukuman penjara selama 10 tahun lebih.

4. Morris

Si pembuat Virus. Credit: progressiveramming.blogspot

Virus Morris muncul di tahun 1988, dengan cara kerja mengacaukan sistem komputer yang terserang virus tersebut.

Namun yang lebih hebat, virus ini dapat menyebarluas dengan sendirinya ke komputer-komputer lain menggunakan jaringan-jaringan berbeda.

Virus ini menyebabkan banyak kerusakan, bahkan komputer NASA juga ikut terserang virus ini, dan kerugian yang ditaksir akibat Virus Morris diyakini hampir mencapai $100 Juta USD.

3. Zeus

Credit: dailymail

Virus Zeus pertama kali muncul pada tahun 2007 dan berhasil mencuri informasi dari Departemen Perhubungan Amerika Serikat.

Sejak saat itu, virus ini mulai menyebar ke penjuru dunia. Bahkan virus Zeus mampu mencuri password serta file dengan sangat mudah.

Virus ini disalahgunakan dengan mencuri informasi perbankan, mengumpulkan data, rekaman ketikan dan kemudian mengirim data-data tersebut kepada pemilik virus.

Tercatat pada tahun 2009, virus ini diyakini telah menginfeksi sebanyak 3,6 juta komputer di Amerika Serikat, dan untuk jumlah seluruh dunia tidak diketahui.

2. Agent. BTZ

Credit: delimun

Virus ini sepertinya hanya khusus menyerang jaringan militer Amerka serikat oleh pihak yang tidak diketahui.

Agent. BTZ, adalah virus berjenis mata-mata dan dapat menyebar tanpa terdeteksi ke sistem-sistem lainnya.

Karena serangan itu, pihak militer menghabiskan hampir 14 Bulan untuk membersihkan virus tersebut dari jaringan militer.

1. MonsterMind

Edward Snowden. Credit: blogherald

MonsterMind adalah nama sebuah aplikasi virus yang dimiliki oleh badan Intelijen Amerika Serikat, NSA.

Kebanyakan orang berpendapat bahwa MonsterMind diyakini dapat memicu perang siber antar negara.

Hebatnya, MonsterMind dapat menghancurkan semua virus dan menyerang balik jaringan yang mengirim virus.

Informasi ini dibocorkan ke publik oleh seorang mantan karyawan CIA, bernama Edward Snowden di tahun 2013. Dan pada saat itu ia menjadi manusia paling dicari dimuka bumi.

alterntif text
Bagikan:

Rifaldo Surya

Quotes aja ya, Jalani hidup kamu sebaik-baiknya.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.